Probolinggo.unhasa.ac.id– Program Studi S1 Farmasi Klinis dan Komunitas Universitas Hafshawaty (UNHASA) Genggong sukses menyelenggarakan Kuliah Pakar dan Workshop bertema Integrating Health Sciences through Molecular Docking: From Basic Principles to Umbi Bawang Merah as Anti-Gastric Ulcer Agent ,Kamis (12/6/2025).
Acara yang berlangsung secara daring dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini diikuti oleh 90 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa UNHASA, serta peserta dari luar kampus. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan keterampilan peserta dalam bidang penemuan obat berbasis teknologi komputasi, khususnya molecular docking.
Menghadirkan narasumber utama, Dr. Drs. Apt. Hari Purnomo, M.S. dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, kuliah ini membahas secara mendalam prinsip dasar molecular docking serta aplikasinya dalam pengembangan obat, dengan studi kasus pemanfaatan umbi bawang merah Allium cepa sebagai agen anti-ulserogenik.
Dr. Hari Purnomo menjelaskan bahwa molecular docking merupakan salah satu pendekatan in silico yang penting dalam dunia farmasi modern, memungkinkan para peneliti untuk memprediksi interaksi antara molekul obat dan target biologis secara efisien. Salah satu highlight dari presentasinya adalah pemaparan hasil penelitian yang menunjukkan potensi senyawa aktif dalam bawang merah dalam menghambat ulkus lambung.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, namun juga wawasan praktis dalam menerapkan teknologi molecular docking sebagai bagian dari riset obat herbal berbasis kearifan lokal.
Pihak Prodi Farmasi Klinis dan Komunitas UNHASA menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan narasumber yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus digelar untuk mendorong kolaborasi ilmu dan pengembangan riset farmasi berbasis teknologi di masa depan.
Tinggalkan Komentar